Uptime Kuma

Uptime Kuma

Kali ini saya akan membicarakan Uptime Kuma suatu service yang multiguna untuk men-cek apakah suatu service sedang berjalan atau tidak.

Untuk menjalakannya tersedia beberapa pilihan, mulai dari mengunakan Docker sampai non docker seperti Windows standalone program. Untuk deskripsi lebih lengkap dan informasi dimana dia bisa digunakan lebih terkini bisa di cek di site utama mereka, dokumentasi atau di github mereka. Apabila tertarik mencoba sebelum instalisasi, anda bisa mencoba uptime kuma di demo site mereka yang terdaftar di site utama dan github.

Alasan saya membicarakan uptime kuma karena service ini sangat bergunakan di homelab, atau di tempat lain yang biasanya mengharuskan anda untuk memonitor kondisi server, service dan lainnya. Contohnya di homelab saya sudah terdapat satu uptime kuma untuk mencek, apakah pihole saya nyala dan menjawab dns apabila di tanyakan, vpn untuk access homelab saya berjalan dan beberapa service lain yang jalan di homelab saya dan juga saya taruh di suatu tempat yang tidak dalam satu network dengan homelab saya untuk mencek, apakah dari jaringan luar service yang saya sediakan ke internet terhubung dengan baik atau tidak.

Dalan tulisan kali ini saya akan membicara, bagaimana instalasi mengunakan docker, membuat service ini bisa di akses dari luar jaringan atau internet mengunakan Cloudlfare tunnel dan beberapa fitur yang tersedia di uptime kuma, seperti notifikasi melalu telegram.

Continue reading “Uptime Kuma”

Tunneling mengunakan Cloudflare

Tunneling mengunakan Cloudflare

Sebelumnya saya sudah membahas keuntungan mengunakan tunneling dengan cara tradisional. Kali ini saya akan membahas bagaimana caranya mengunakan cara tunneling ini spesifik dengan mengunakan Cloudflare.

Dalam mengunakan cara tunneling ini, ada satu aplikasi yang di pakai untuk menyambungkan antara pc dengan server Cloudflare, aplikasi ini bisa jalan di macOS, Windows, Linux dan termasuk Docker.

Persiapan yang dibutuhkan untuk melakukan ini adalah

  1. Domain.
  2. Set domain tersebut agar mengunakan nameserver Cloudflare.
  3. Install aplikasi cloudflared di komputer yang menjadi host.

Apabila itu sudah di lakukan, kita akan lanjutkan dengan cara men-set

Continue reading “Tunneling mengunakan Cloudflare”

Docker

Docker

Saya belum pernah membicarakan masalah Docker di hidupku. Saya pikir akan lebih mudah bila saya membicarakan Docker terlebih dahulu sebelum membicarakan apa saja yang bisa di gunakan dengan mengunakan Docker.

Docker adalah salah satu “virtualisasi” yang bisa sangat membantu, saya sebut virtualisasi dengan tanda kurung karena pada dasarnya Docker virtualisasi tapi dengan banyak catatan yang bisa sangat berbeda dengan virtualisasi umumnya. Mulai dari pengunaan resource yang tidak bisa di batasi disini resource cpu dan ram dengan lebih tegas/strict seperti pada virtulisasi lain sampai dengan pengunaan image yang sederhana.

Intinya Docker itu dalam bahasa orang awam, adalah satu paket yang sudah lengkap untuk menjalankan suatu service atau tugas. Sehingga selama suatu pc terinstall docker dan kemudian docker container di berikan ke tempat lain, dia akan jalan tanpa perlu meng-install atau menyiapkan lain lainnya atau bahasa lainnya dependency yang di butuhkan untuk menjalankan suatu service/tugas. Dengan demikian untuk anda yang sedang develop sesuatu atau ingin host suatu service, cukup dengan satu container semua bisa di jalankan.

Pada dasarnya, docker itu bisa di Install hampir semua OS1 mulai dari macOS, Windows maupun Linux.

Dalam post ini saya akan membicarakan secara umum cara meng-install dan lainnya mengenai Docker.

Continue reading “Docker”

Membandingan cara host tradisional dan tunneling

Membandingan cara host tradisional dan tunneling

Saya ingin membahas Cloudflare Tunneling yang merupakan bagian dari Cloudflare zero trust. Ia merupakan salah satu fungsi yang paling saya sering gunakan saat ini, apabila saya harus meng-expose suatu service yang ada atau di host di local network atau di komputer saya secara dadakan, mulai sekedar demo maupun mengijinkan orang untuk mengunakan service yang ada di local network atau di computer saya.

Untuk orang yang suka melakukan homelab ataupun selfhosted ini merupakan pembahasan yang menarik.

Disini saya juga akan membahas perbedaannya mengunakan cara tradisional dan mengunakan Cloudflare Tunnel atau generiknya tunneling.

Continue reading “Membandingan cara host tradisional dan tunneling”

Lama absen menulis di hidupku

Halo semua 👋

Sudah lama saya tidak menulis di hidupku karena satu dan lainnya. Banyak hal yang terjadi, mulai sekolah bahasa, kedukaan, sekolah lanjutan dari pendidikan saya dan lainya. Saya rasa untuk menulis sesuatu itu akan berat untuk start awalnya.

Sebenarnya ada beberapa draft yang sudah saya buat dan itu bertanggal dari tahun 2016 dan sampai 2019, kebanyakan adalah mengenai tip dan trik, namun namanya manusia, karena mikir akan baca ulang sebelum publish, malahan jadi lupa untuk melakukan publish 🤦🏻‍♂️. Jadi kalau itu adalah tips and trik kebanyakan sudah usang dan perlu di perbaiki, atau lainya yang membuat saya harus membuat ulang apabila akan membicarakan hal yang sama.

Mungkin dalam waktu dekat saya akan publish beberapa artikel yang mudah mudahan menarik bagi anda, dan yang pasti menarik untuk saya.

Karena seperti yang anda lihat, saya membuat hidupku sebenarnya karena keinginan pribadi saya sendiri tanpa ada niat untuk melakukan komersialisasi hidupku. Lebih untuk melihat apa yang telah saya lakukan dan pengingat bagaimana saya akan melakukannya.

Sekali lagi maaf sudah tidak publish article baru dalam jangka waktu yang lama 🙏

Salam