Tujuan

PTT kayaknya menarik, apalagi didaerah yg pantainya bagus dan lobster murah, dan sekarang katanya walau suka terlambat, tetapi gaji untuk disana lebih besar dibandingkan dulu.

Wajar orang banyak yg ahkirnya ikutan PTT, ini gue liat secara langsung pada saat tanggal 16 kemarin, orang orang rame banget dan sampai mengantri untuk menyerahkan berkas lamaran PTT.

Gue melihat banyak wajah wajah muda dan semangat, nyaman rasanya melihat orang orang pada semangat begitu, mereka akan pergi ketempat yg mereka belum pernah kunjungi (ada juga sech yg pulang kampung :D) seperti gue, gue mencoba ke suatu wilayah yg sama sekali gue belum pernah ada disana, gue hanya mendapatkan refrensi kalau disana pantainya sandy beach yg bagus, trus harga makanan seafood kesukaan gue ngga terlalu mahal, mungkin orang satu satunya yg memilih tempat PTT gara gara hanya masalah pantai dan lobster :malu:

Dari foto satelit yg ada di google daerahnya tampak pantai berpasir yg landai (sandy beach) walau gue ngga keliatan adanya koral yg banyak, kalau di daerah yg lebih jauh dari sana (dalam satu propinsi) tampak banyak koral dan atol yg kelihatannya sangat menarik :iler:, awalnya gue pengen kesana, tapi orang tua dan keluarga melarang untuk pergi kesana, karena terlalu jauh untuk transportasinya dan pulau utamanya yg kurang besar menurut mereka (di hitung mengunakan perbandingan dari google earth), nama tempatnya Wakatobi, kalau loe cari di google image, loe akan menemukan gambar gambar pantai yg sangat cantik. Mungkin banyak orang Indonesia yg baru pertama kali mendengar nama Wakatobi, dan akan kaget kalau tau kesana dari luar negri sangatlah mahal, untuk komunikasi terpaksa mengunakan telp satellit dan banyak lainnya yg membuat cost hidup disana pasti tidak lah murah, saat ini di wakatobi ada beberapa resort, yg dikelola oleh orang asing, untuk menuju kesana para turis biasanya berangkat dari Bali mengunakan pesawat pribadi atau carteran, dan kemudian mendarat di air strip disana, sayangnya untuk orang orang Indonesia yg tidak menjadi turis tidak diperbolehkan mengunakan air strip tersebut, dan harus mengunakan kapal laut dan dari arah kendari mau pun dari bau bau, dari info yg gue dapatkan dari kendari (ibu kota propinsi sulawesi tenggara) menuju Wakatobi membutuhkan waktu sekitar 15 jam perjalanan laut dan lautnya pun laut lepas dimana ombak yg besar besar, untuk orang yg pertama kali kesana biasanya akan mabuk laut, nah gue mikir waktu itu hanya 6 bulan ini dan gratis berlibur 😀 bisa snoorkling sepuasnya atau surfing dan get paid. :mau: :iler:

Tetapi sesudah dipikir pikir lagi kayaknya akan susah disana, dalam artian memang hanya butuh waktu 6 bulan tapi, berapa lama gue akan bisa bertahan maen aer? dan abang gue bilang, kalau mau mendingan di Bau bau atau Kendari saja, dan kalau mau liburan ngga apa apa ke wakatobi, ngga harus kan tinggal di wakatobi.

Kebetulan gue punya tante dan om yg lagi di tempatkan di post barunya di kendari, mereka pun mengatakan hal yg sama, malahan mereka belum pernah ke Wakatobi karena gelombang masih terlalu tinggi pada bulan bulan ini, tapi someday mereka akan mencoba kesana.

Ahkirnya dengan berat hati gue merubah pilihan menjadi Kendari, dan ketika tanggal 16 kemarin memasukan lamaran gue menemukan kalau sudah ada 6 orang dokter umum yg menuju kendari, kalau dari usia mereka, jelas gue akan menang di tahun kelulusan menjadi dokter, sehingga gue bisa mengeser mereka, tetapi kalau dari wilayah domisili, gue rasa gue akan kalah, karena gue berdomisili di bekasi dan mereka kelihatanya putra daerah. Gue berpikiran sistem point penentuan keberangkatan itu berdasarkan tahun kelulusan, wilayah domisili (sangat berpengaruh), dan IPK, sistem point seperti ini dulu di gunakan pada priode periode sebelumnya, dan mungkin akan di gunakan kembali, karena sekarang PTT mirip dengan SPMB tidak ada lagi sistem antrean tetapi berdasarkan point.

karena niat utama selain maen aer gue pengen buat sekolah lagi, maka daripada nanti gue tergeser, gue memilih Bau bau yang masuk sebagai katagori daerah terpencil untuk daerah tujuan, walau lamanya kerja dan uang yg diterima pun jauh lebih kecil dibandingkan di Wakatobi (dalam katagori daerah sangat terpencil), nah karena selama satu tahun, gue juga berpikiran akan mencoba mendatangi Wakatobi sebagai turis lokal saja, karena daerah yg sangat cantik :mau::iler:.

Untuk ke bau bau banyak cara kalau dari Jakarta atau dari Surabaya, baik mengunakan kapal cepat, atau mengunakan pesawat. Tetapi kalau dari kendari mengunakan kapal laut dan dibutuhkan waktu sekitar 5 jam tapi ada juga pesawat kecil yg melayani route Kendari Bau bau, nah berhubung tante dan om gue ada disana, gue mungkin akan lebih ke Kendari kalau ada kesempatan, dibandingkan ke Jakarta.

Impian… impian gue adalah berlibur sembari kerja, ditempat yg sangat indah, gue ngga nyangka kalau ada tempat seindah Wakatobi. Gue dah telp orang Byru dan dah sempat mau ambil R190 (om Ali pasti inget dech gue pernah gobrol masalah telp satelit dan internet satelit) untuk persediaan kesana, dan menyediakan speaker untuk hiburan yg bertenaga batrai ( FYI disana listrik tidak 24 jam) Tapi impian itu tidak menjadi kenyataan karena gue ahkirnya memilih Bau bau sebagai tempat tujuan.

Kembali kemasalah waktu mendaftar, gue masih belum menemukan “teman” seperjuangan untuk ke Bau bau, karena dari internet tidak ada yg menuju kesana padahal ada 6 dokter umum yg dibutuhkan, dan baru gue yg mendaftar kesana, kelihatannya gue akan sendirian kesana :swt2:, tapi gue tetap akan semangat kesana 😀 karena ini pertualangan gue yg pertama ke tempat yg sama sekali gue belum pernah kesana, dan bukan dalam rangka liburan melainkan dalam rangka berkerja.

Kenapa sech gue mau PTT ke tempat itu? hanya ada satu jawaban Gue pengen banget sekolah lagi hanya itu, dan kalau bisa liburan di tempat yang cantik, indah pantainya dan lobster murah 😀

Makanya gue ngga memilih tempat yg berpergunungan, karena gue jauh lebih menyukai lautan daripada pengunungan. :keren:

Rencananya pengumuman PTT tanggal 28 Agustus 2006 dan pemberangkatan tanggal 1 September 2006, jadi sekalian pamid buat teman teman semua kalau gue ada salah salah kata dan perbuatan gue minta maaf sebesar besarnya, kalau disana gue bisa online gue akan berusaha tetap mengupdate blog gue ini, dengan mengunakan BlogDesk. Gue akan berusaha mengisi secara offline dan kemudian mengupdatenya kalau mendapatkan koneksi internet, gue rasa di Bau bau bukan kota kecil, dan pasti bisa connect ke internet walau mengunakan jasa dial up modem.

 

Tags: , , , ,

  • naning

    gimana berhasil ga ptt disana??wakatobi memang asyik terumbu karangnya indah begitupun ikan-ikan yang ada disana walaupun saya sendiri belum pernah tapi saya menulis makalah tentang terumbu karang wakatobi, kalau kamu ga keberatan lain kali tolong kirim info ttg ikan dan terumbu di wakatobi ke email saya. saya punya teman yang berasal dari sana dia dosen di haluoleo.

  • Gue PTT di Bau bau jadinya karena alasan yg diatas (orang tua dan keluarga) meminta gue untuk di daerah yg lebih dekat dengan transportasi, ternyata yang indah itu bukan hanya wakatobi tetapi bau bau juga cukup indah, ketika pertama kali datang, dan berlabuh di pelabuhan, baru kali itu gue ngeliat pelabuhan yg airnya sangat bersih, loe bisa liat tembus pandang ke bawah, dasarnya hampir kelihatan, mungkin karena terlalu dalam (wajar karena kapal yg masuk ke Bau bau kapal kapal besar seperti kerinci dan sinabung) makanya agak sedikit terlihat hitam, untuk daerah bau bau karangnya kurang banyak, tetapi ikan ikannya jelas terlihat tetapi sayangnya kebanyakan ikan yg terlihat bukan ikan hias, untuk snorkling gue belum coba, karena kesalahan packing barang, gue lupa memasukan alat alat untuk snorkling :swt:, tadinya berharap disana ada yg menjual ternyata tidak ada 🙁
    Untuk Wakatobi, Insya Allah sesudah lebaran ini kalau ada kesempatan akan kesana (karena untuk kesana bulan ini sampai januari katanya ombak sedikit lebih tenang), tante ku kebetulan sudah kesana, dan beliau bawa oleh oleh video yang beliau rekam sendiri dari sana, dan disana benar benar indah, dari atas saja terumbu karangnya banyak dan indah, sayang beliau tidak membawa camera video yg untuk menyelam jadi tidak ada underwater shooting, kalau dari lihat hasil rekaman videonya jauh lebih indah dari pada bali.
    Untuk foto ikan dan trumbu karang akan saya coba usahakan kalau kesana, karena sekarang underwater case camera yg dulu pernah di beli entah dimana menaruhnya. Saya sekarang sudah ada di Jakarta untuk lebaran, mudah mudahan ada waktu untuk mengurus semua perlengkapan untuk disana (kalau tidak lupa lagi :swt:).
    Wah punya teman di haluoleo? unhalu ada di kendari kan? gimana tertarik ke wakatobi juga? senang rasanya ada yg sehobby keep in touch ya

  • myrna

    mo nanya ya, emangnya bau-bau termasuk daerah terpencil aja atau sangat terpencil? ada cerita or info tentang daerah sangat terpencil disana ndak? termasuk sarana prasarana dan gaji tentunya… makasi sebelumnya.. (dari dokter baru lulus yg cari tempat ptt).. btw, ini mbalesnya nti langsung ke email or aq kudu ngecek kesini lagi yaaa??

  • hi, g dokter umun yang baru lulus bln ini.bisakah g dapat informasi tetang pendaftaran PTT ke daerah flores NTT khususnya kabupaten manggarai timur,tengan dan barat.btw g putra daerah,so tx banget ya atas infonya.GBU